Tsunami Samudera Hindia : Akibat Letusan Krakatau dan Gempa Sumatera

Posted on

Zona Subduksi dan Gempa Bumi Vulkanik
Beberapa tsunami paling mematikan di dunia telah dihasilkan di sekitar tepi Samudera Hindia. Tsunami 26 Desember 2004 yang menewaskan lebih dari 250.000 orang dihasilkan oleh gempa subduksi di pantai barat Sumatera, Indonesia. Pada tanggal 27 Agustus 1883 sebuah ledakan di Gunung Krakatau di Selat Sunda, Indonesia menghasilkan tsunami yang menewaskan sekitar 36.000 orang. Peta di halaman ini menunjukkan perkiraan waktu perjalanan untuk masing-masing tsunami ini.

Krakatau – 27 Agustus 1883
Letusan Gunung Krakatau di Indonesia pada tanggal 27 Agustus 1883 menghasilkan tsunami setinggi 30 meter di Selat Sunda yang menewaskan sekitar 36.000 orang. Tsunami ini juga menyebabkan gelombang tekanan atmosfer yang tercatat pada alat pengukur pasang surut di lokasi terpencil termasuk Pulau Georgia Selatan, Panama, Prancis, Inggris, Alaska, Hawaii, dan San Francisco. Karena diapit oleh benua dan kelompok pulau, tsunami langsung tidak dapat menjangkau sebagian besar lokasi ini. Gelombang gravitasi atmosfer terjadi yang mungkin telah meng-riakkan gelombang air dengan mentransfer energi ke laut. Tsunami ini terekam pada amplitudo enam inci di Sausalito, California.

tsunami samudera hindia

Sumatra, Indonesia – 26 Desember 2004
Gempa berkekuatan 9,4 Mw terjadi di lepas pantai barat Sumatra, Indonesia, pada tanggal 26 Desember 2004. Ini adalah gempa terbesar ke-4 di dunia sejak tahun 1900 dan yang terbesar sejak gempa “Prince William Sound”, Alaska, tahun 1964. Gempa tersebut menghasilkan tsunami yang menyebabkan banyak korban dibandingkan tsunami lain yang pernah tercatat dalam sejarah. Tsunami terekam hampir di seluruh dunia pada alat pengukur pasang surut di Samudra India, Pasifik, maupun Atlantik. Secara total, lebih dari 283.100 orang tewas, 14.100 masih tercatat hilang dan 1.126.900 orang mengungsi akibat gempa dan tsunami ini pada 10 negara di Asia Selatan dan Afrika Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *