Penginderaan Jauh sebagai Sumber Data SIG

Posted on

Mempelajari ilmu tentang bumi dan seluruh isinya akan memberikan banyak pengetahuan baru yang menakjubkan. Salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang bumi dan sekitarnya adalah Geografi. Di dalam bidang Geografi, banyak pula hal yang dipelajari termasuk salah satunya adalah penginderaan jauh. Nah, apakah yang dimaksud dengan penginderaan jarak jauh tersebut? Berikut ini akan dibahas secara khusus terkait teknik penginderaan ini. Untuk Anda ketahui, penginderaan jauh yaitu sebuah metode penginderaan yang digunakan sebagai salah satu metode dalam Sistem Informasi Geografi (SIG). Apa itu Penginderaan yang juga dikenal sebagai inderaja dan apa fungsinya akan dijelaskan secara lebih rinci di bawah ini.

Baca juga: Dimanakah Letak Negara Thailand ?

Penginderaan jauh sendiri didefinisikan sebagai sebuah teknik yang bisa mengukur dan menjelaskan suatu objek ataupun fenomena dengan menggunakan sebuah alat perekam dan tanpa menyentuh atau terjadi kontak apapun dengan objek maupun fenomena yang diamati. Dalam penginderaan ini, teknik yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang sebuah objek maupun fenomena adalah pengumpulan data dari jauh. Data dan informasi yang dikumpulkan ini berasal dari data yang diambil oleh satelit, pesawat luar angkasa, pesawat ataupun kapal. Dalam penginderaan jauh, sumber data SIG adalah fungsi utama dari penggunaan teknik ini. Jadi tidak heran jika dua hal tersebut tidak bisa dipisahkan.

 

penginderaan jauh

 

Beberapa Manfaat dari Teknik Penginderaan Jauh

Dalam praktek penginderaan jauh, Sumber data SIG yang dihasilkan merupakan data yang sangat dibutuhkan, baik dalam ilmu pengetahuan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa manfaat penting yang bisa didapat dari penggunaan teknik penginderaan jauh ini. Manfaat yang paling bisa dirasakan adalah manfaat praktis dari penggunaan teknik ini. Sumber data SIG yang dihasilkan kemudian bisa memberikan informasi-informasi penting. Beberapa informasi yang bisa didapat seperti misalnya manfaat berikut.

a. Sebagai Informasi dalam penanggulangan bencana

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa untuk mendapatkan data terhadap sebuah objek maupun fenomena tidaklah harus dengan melakukan kontak langsung dengan objek tersebut. Pengumpulan data tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan teknik penginderaan jauh. Pasalnya, data sumber SIG yang didapatkan kemudian juga dimanfaatkan oleh para ahli geologi. Para ahli geologi ini menggunakan data dan informasi yang didapat untuk memperkirakan potensi bencana serta melakukan proses lokalisir terhadap daerah yang tercatat sebagai daerah rawan bencana

b. Menentukan Struktur Geologi dan Memantau distribusi sumber daya alam

Manfaat lain yang bisa didapatkan dari penggunaan teknik penginderaan jauh yakni data yang didapatkan bisa dimanfaatkan untuk menentukan struktur, terutama struktur geologi. Tidak hanya itu saja, secara geologis informasi dan data yang didapatkan juga digunakan untuk memantau terjadinya pencemaran laut dan juga adanya lapisan minyak yang ada di laut dan berbagai manfaat lainnya.

c. Manfaat di bidang sosial

Selain di bidang pengetahuan alam, sumber data SIG yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan dalam bidang sosial. Diantaranya adalah untuk mengetahui persebaran penduduk, untuk mendata guna pengembangan jaringan dan sistem transportasi, pendataan guna pengembangan pemukiman untuk penduduk beserta fasilitas umum lainnya dan masih banyak lagi manfaat lain.

Baca juga: Perbedaan Intan dan Berlian

 

Komponen yang Dibutuhkan dalam Penginderaan Jauh

Sebagai sebuah teknik pengambilan data Penginderaan jauh, sumber data yang diperoleh dimanfaatkan menjadi sumber informasi dari segala hal yang berkaitan dengan aspek keruangan. Maka dari itulah penginderaan jauh adalah sebuah teknik pengambilan data yang sangat berperan penting. Ada beberapa komponen dalam penginderaan ini untuk bisa menghasilkan data yang akurat. Komponen-komponen ini harus bekerja terkoordinir dan saling berkaitan sehingga teknik inderaja bisa bekerja dengan maksimal dan menghasilkan data yang akurat.

1. Sumber tenaga

Sumber data SIG yang dihasilkan merupakan informasi penting yang akan banyak dimanfaatkan oleh para ahli. Oleh karena itu, dibutuhkan sumber tenaga yang bisa digunakan untuk memancarkan objek yang ada di permukaan bumi. Alat-alat penginderaan jauh biasanya menggunakan sumber tenaga berupa tenaga elektromagnetik yang diperoleh dari matahari. Sumber tenaga juga bisa berasal dari sumber tenaga buatan.

2. Atmosfer

Penginderaan jauh memerlukan adanya tenaga yang diperoleh dari sinar matahari. Namun, tidak semua energi itu bisa sampai di permukaan bumi. Oleh karena itu, diperlukan atmosfer untuk menghambat sinar matahari yang berfungsi sebagai tenaga penginderaan jauh itu.

Baca juga: Daerah Penghasil Batubara di Indonesia

3. Adanya Interaksi antara Tenaga dengan Objek

Karena bekerja berdasarkan sensor yang ditangkap penginderaan jauh, sumber data yang didapatkan adalah berupa rona objek yang tertangkap. Setiap objek yang ditangkap oleh sensor memiliki karakteristik dan rona yang berbeda. Karakteristik ini berbeda saat memantulkan tenaga kepada sensor yang kemudian mempengaruhi rona yang ditangkap. Rona cerah menandakan bahwa tenaga yang dipancarkan oleh objek memiliki tenaga yang besar. Begitupun sebaliknya.

4. Sensor

Komponen selanjutnya yang memiliki peran paling penting adalah sensor. Teknik pengambilan data penginderaan jauh tentu membutuhkan sensor. Pasalnya data yang didapatkan diperoleh dari adanya sensor. Sensor inilah yang berfungsi untuk menerima dan juga merekam tenaga yang dipancarkan oleh sebuah objek. Berdasarkan proses merekamnya, sensor kemudian dibagi lagi menjadi dua jenis sensor, yaitu sensor Elektronik dan Sensor Fotografik.

5. Data Input

Setelah sensor merekam tenaga, sumber data SIG yang diperoleh kemudian diperoleh data input. Data yang diperoleh bisa dalam bentuk manual visual dan juga digital atau numeral. Data manual yang diperoleh kemudian bisa diinterpretasikan secara visual dari foto udara yang didapatkan. Sedangkan cara digital dilakukan dengan mengambil data berupa data digital yang diolah melalui komputer.

6. User (Pengguna Data)

Semua komponen penginderaan jauh bisa dikatakan berhasil tergantung pada pengguna (user) nya. Ketika pengguna data memiliki kemampuan untuk dapat menerapkan hasil dari penginderaan jauh, maka data yang dihasilkan tentunya lebih maksimal. Maka tidak heran jika user adalah sebuah komponen yang tak kalah penting dalam inderaja. Tentunya, data yang diperoleh bisa memberi manfaat secara langsung bagi user (pengguna data).

Dalam ilmu pengetahuan, sistem penginderaan jauh adalah sebuah sistem pengumpulan data yang sudah tak asing lagi. Berdasarkan penggunaannya, sumber data SIG yang didapatkan adalah sumber informasi yang memiliki banyak peran. Baik dalam ilmu pengetahuan maupun dalam kehidupan sosial, data yang didapatkan dari penginderaan ini akan banyak dimanfaatkan sebagai sumber data utama.

Baca juga: Apa itu Mineral Silika ?

Sebagai sebuah sistem pengumpulan data, sumber data SIG yang didapatkan tentu melalui berbagai proses yang panjang dan rumit. Untuk bisa mendapatkan data dan informasi yang akurat, penginderaan jauh harus memenuhi komponen-komponen utama yang dibutuhkan guna mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan tersebut. Komponen-komponen yang dibutuhkan itu bekerja saling berkoordinasi dalam proses pengumpulan data. Pastinya, data yang didapatkan kemudian bisa menjadi sumber data yang akurat dan tepercaya. Dengan begitu data yang dihasilkan bisa memberikan manfaat secara langsung bagi pengguna data.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *